Jember Hari Ini – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir, menegaskan Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta harus bebas dari kepentingan politik. Sebagai institusi pendidikan, perguruan tinggi tidak boleh terlibat dalam tim sukses pemenangan pemilu. Hal ini ditegaskan Menristek Dikti, Mohammad Nasir, usai meresmikan gedung baru Universitas Jember, Kamis siang.
Menurut Nasir, khusus Perguruan Tinggi Negeri, seluruh PNS tidak boleh terlibat sebagai tim pemenangan pemilu. Jika Menristek Dikti menemukan bukti PNS di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri terlibat aktivitas pemenangan pemilu, akan dijatuhi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Jika ada calon akan berkampanye di lingkungan kampus dan kampus mengizinkan, maka kampus diminta mengundang calon lain untuk berdialog bersama diwaktu bersamaan. Jika ada perguruan tinggi yang menghadirkan calon di waktu yang berbeda, Menristek Dikti akan meminta KPU menjatuhkan sanksi kepada perguruan tinggi tersebut. (Fian)
