Gus A’ab : Momentum Hari Santri Nasional Harus Jadi Langkah Awal Peran Aktif Santri dalam Pembangunan

Jember Hari Ini – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, KH. Abdullah Syamsul Arifin menegaskan, momentum Hari Santri Nasional harus menjadi langkah awal peran aktif santri dalam pembangunan sehingga santri tidak hanya menjadi obyek. Demikian ditegaskan Gus A’ab, saat membacakan pidato Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj, saat menjadi inspektur upacara hari santri nasional di kampus Universitas Islam Jember, Senin pagi.

Menurut Gus A’ab, penetapan Hari Santri Nasional adalah bentuk penghargaan kepada ulama dan santri yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan. Sebab, semangat juang mempertahankan kemerdekaan tidak lepas dari resolusi jihad yang dikumandangkan rois akbar Nahdlatul Ulama, khaddrotus syekh KH. Hasyim Asy’ari. Dia mewajibkan semua umat Islam yang berada pada radius 94 kilometer, fardu ‘ain berperan melawan tentara sekutu.

Sementara Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, saat menjadi insepektur upacara Hari Santri Nasional di sekolah Islam Bustanul Ulum (IBU) Pakusari memberikan motivasi dan semangat kebangsaan kepada para santri. Kusworo Wibowo berharap santri menempa dirinya dengan bekal disiplin, keimanan, dan ketakwaan kepada Allah agar dikemudian hari menjadi generasi penerus bangsa yang mampu mengawal dan berperan aktif dalam pembangunan.

Kusworo Wibowo juga berpesan agar santri bijak menggunakan internet sehingga mereka tidak mudah termakan berita hoax yang berpotensi memecah belah kesatuan dan persatuan. (Hafit)

Comments are closed.