Jember Hari Ini – Kabupaten Jember darurat sampah plastik. Setiap hari sudah ada sekitar 60 ton plastik, dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari. Momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati pada setiap 21 Februari, Dinas Lingkungan Hidup akan mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengelola sampah.
Menurut Koordinator Pengelolaan TPA Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Muhammad Mas’ud, setiap tahun sampah yang masuk ke TPA Pakusari terus meningkat. Saat ini sampah yang masuk TPA sebanyak 168 ton setiap hari. Sebanyak 30 persen atau 60 ton diantaranya adalah sampah plastik yang menjadi masalah lingkungan. Sebab, sampah plastik butuh waktu hingga 100 tahun untuk bisa terurai. Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup melakukan edukasi kepada masyarakat supaya sadar mengelola sampah, supaya tidak menjadi masalah lingkungan. Salah satu caranya adalah memilah sampah rumah tangga dalam kategori sampah organik dan anorganik. Sampah organik inilah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Sedangkan sampah anorganik seperti plastik dibuang ke bank sampah karena masih bernilai ekonomis. Namun yang terjadi saat ini, semua sampah dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir baru dipilah. Dia menjelaskan, plastik yang mampu dipilah warga hanya 30 ton dari 60 ton sampah plastik. Sebab, sampah plastik yang tidak diambil warga sudah tidak bernilai ekonomis.
Mas’ud menambahkan, dariĀ pembinaan yang telah dilakukan, berhasil menyulap sampah bernilai ekonomis. Sampah plastik didaur ulang menjadi asesoris serta alat rumah tangga. Bahkan, sampah plastik itu bisa diproses menjadi BBM jenis solar dan premium. (Hafit)
