Jember Hari Ini – Tim SAR gabungan bencana tanah longsor batu kapur Gunung Sadeng berhasil mengevakuasi 2 unit sepeda motor dari total 6 unit sepeda motor yang tertimbun longsoran batu kapur, Selasa siang.
Menurut Camat Puger, Winardi, hingga hari kedua pencarian, tim SAR gabungan dibantu warga sekitar belum berani mendekat ke wilayah diduga tempat korban tertimpa longsoran batu kapur. Proses evakuasi baru dilakukan di sekitar tambang karena kondisi tanah masih labil. Beberapa kali terjadi longsor susulan sehingga justru membahayakan tim SAR dan warga. Apalagi di puncak Gunung Sadeng ditemukan 4 retakan masing-masing sekitar 20 meter kali 20 meter. Karena itu, tim SAR mendatangkan tim ahli dari Surabaya untuk mengevaluasi daerah tersebut. Evakuasi baru bisa dilakukan jika 4 lokasi retakan tersebut diruntuhkan terlebih dahulu. Baru pencarian dan evakuasi korban yang tertimbun longsor dilakukan dengan alat berat. Saat ini tim SAR sudah mendatang anjing pelacak dari Polda Jawa Timur. Winardi meminta pengusaha tambang untuk melindungi pekerjanya dengan asuransi, termasuk jaminan BPJS Kesehatan. Saat didatangi ke rumahnya, keluarga Sucipto mengaku belum memiliki kartu BPJS Kesehatan.
Diberitakan sebelumnya, warga Puger dikejutkan dengan longsoran gunung kapur di lahan CV Kartika Candra yang menimpa 3 orang penambang di Gunung Sadeng. (Hafit)
