Jember Hari Ini – Gempa tektonik berkekuatan 6 skala richter yang berpusat di Samudra Hindia di sekitar Nusa Dua Bali menyebabkan sejumlah bangunan dan rumah rusak ringan, termasuk kerusakan 4 ruang perawatan di RSD dr. Soebandi Jember. Bahkan, salah seorang karyawan RSD dr. Soebandi jatuh pingsan karena terkejut melihat pasien dan karyawan berlarian meninggalkan gedung rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Menurut Direktur RSD dr. Sobandi Jember, Hendro Soelistijono, pihak rumah sakit langsung mengevakuasi seluruh karyawan dan pasien. Tidak ada korban jiwa atau terluka dalam peristiwa gempa tersebut, namun seorang karyawan jatuh pingsan karena memiliki riwayat penyakit jantung. Hingga saat ini karyawan yang pingsan tersebut masih dalam perawatan intensif rumah sakit. Rumah sakit mengalami kerusakan ringan yakni keretakan pada lantai 2 dan beberapa ruang perawatan yang lain namun tidak sampai mengganggu layanan pasien di rumah sakit.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Rasyid Zakaria, saat dikonfirmasi Prosalina menjelaskan, sesuai hasil assesmen tim reaksi cepat BPBD hingga Selasa siang ada 4 titik kerusakan di wilayah Kabupaten Jember, yakni RSD dr. Soebandi Jember, Puskesmas Ambulu, SDN Sumbersalak 5 Kecamatan Ledokombo serta 1 rumah warga di Kencong.
Hasil pengecekan di RSD dr. Soebandi, terdapat 4 ruangan rusak ringan yakni poli rawat jalan, keretakan dinding BDRS, keretakan dinding dan plavon poli kandungan, retak pada atap plafon toilet laki-laki, serta keretakan pada pilar rumah sakit. Sedangkan di Puskesmas Ambulu, tampak beberapa dinding mengalami retak-retak. Sementara atap salah satu ruang kelas SDN Sumbersalak 5 Ledokombo jebol, serta satu rumah warga di Kecamatan Kencong rusak ringan.
Diberitakan sebelumnya, Selasa pagi gempa tektonik berkekuatan 6 skala richter yang berpusat di barat daya Nusa Dua Bali menyebabkan wilayah Badung, Nusa Dua, Denpasar, Mataram, Lombok, Banyuwangi, Sumbawa, Lumajang dan Jember diguncang gempa. (Hafit)

