Jember Hari Ini – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan perguruan tinggi ada sejumlah mahasiswa terpapar paham radikal. Demikian ditegaskan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Brigjen Polisi Hamli, usai menjadi pembicara dalam dialog pelibatan civitas akademika di kampus Universitas Jember, Rabu siang.
Menurut Brigjen Polisi Hamli, penetrasi teroris sudah memasuki segala lini, termasuk di kampus. Bahkan, mereka justru menargetkan adalah kampus besar yang jumlah mahasiswanya banyak. Kalau di Jember tentunya yang menjadi terget adalah Universitas Jember. Saat ini yang mendesak dilakukan oleh kampus, bagaimana mencegah dan mengajak civitas akademika untuk menjaga agar mahasiswa terhindar dari paham radikalisme.
Sementara Rektor Universitas Jember, Mohammad Hasan, menjelaskan, Universitas Jember baru menerima informasi dari alumni yang memiliki pesantren yang diduga terpapar ajaran radikalisme. Namun Hasan mengaku tidak tahu pasti pesantren mana yang terpapar paham radikal. Namun informasinya berada di sekitar kampus Universitas Jember. Pihak kampus Universitas Jember sudah memetakan potensi paham radikalisme di kalangan mahasiswa. Namun pemetaan itu dilakukan untuk kepentingan internal kampus, bukan untuk dipublikasikan. (Hafit)
