Belasan Pemilik Sawah di Sekitar TPA Pakusari Gelar Aksi dan Blokir Jalan Menuju TPA Pakusari

Truk pengangkut sampah tidak diperbolehkan warga untuk masuk ke TPA Pakusari.

Jember Hari Ini – Belasan warga pemilik sawah di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari mendatangi TPA Pakusari dan melarang truk Dinas Lingkungan Hidup membongkar sampah di TPA Pakusari, Kamis siang. Warga juga memblokir jalan sehingga truk pengangkut sampah tidak bisa masuk Tempat Pembuangan Akhir. Mereka mengeluhkan limbah Tempat Pembuangan Akhir yang mencemari sawah dan menurunkan produktivitas tanaman hingga 50 persen.

Menurut perwakilan warga, Bara, warga sudah 3 kali mengeluhkan pencemaran Tempat Pembuangan Akhir Pakusari kepada Dinas Lingkungan Hidup namun belum ada tanggapan. Bahkan, warga yang merasa dirugikan dengan operasional TPA Pakusari meminta audiensi dengan Bupati Jember, Faida, namun tidak digubris. Padahal hampir 10 tahun warga merasakan dampak polusi TPA Pakusari. Sebab, sampah dan rembesan air sampah mencemari areal persawahan. Namun Pemkab Jember terkesan tidak peduli sehingga mereka hilang kesabaran dan memblokir jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir. Menurut Bara, warga memuntut Pemkab Jember membeli tanah petani seluas hampir 2 hektar karena tidak produktif. Setelah proses negosiasi, warga akhirnya mau membuka jalan menuju TPA Pakusari sehingga aktivitas bongkar muat sampah kembali dilakukan.

Sementara Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Jember, Trias Yuniar, berjanji menampung aspirasi warga sekitar TPA Pakusari. Tuntutan warga sudah disampaikan kepada bupati jember, faoda, agar dikaji terlebih dahulu. Sebab, prosesĀ  pembelian tanah ada mekanisme tersendiri. Trias menambahkan, setiap hari sampah yang dikirim ketempat pembuangan akhir pakusari mencapai 100 ton lebih. (Hafit)

Comments are closed.