Ribuan Akademisi di Seluruh Indonesia Luncuran Tagar Pita Hitam Aksi Reformasi Dikorupsi

Peluncuran tagar pita hitam reformasi dikorupsi.

Jember Hari Ini – Ribuan akademisi di seluruh Indonesia mendesak Presiden Jokowi menerbitkan PERPPU KPK. Mereka juga meminta kepada otoritas penyelenggara kekuasaan tidak melakukan kekerasan kepada demonstran. Hal ini terungkap saat peluncuran tagar pita hitam aksi reformasi dikorupsi di aula Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Jember, Senin siang. Rilis ini diwakili organisasi Serikat Pengajar HAM Indonesia, CHR2M Universitas Jember, yayasan LBH Indonesia, HRLS Fakultas Hukum UNAIR, dan PPHD Fakultas Hukum Unibraw.

Juru bicara organisasi Serikat Pengajar HAM Indonesia, Herlambang Wiratraman, menjelaskan, gabungan sekitar 2.300 akademisi di seluruh Indonesia serentak menegakkan pita hitam sebagai tanda berduka atas aksi kekerasan dan meninggalnya demonstran saat aksi reformasi dikorupsi. Mereka juga presiden Joko Widodo segera menerbitkan PERPPU KPK, mengingat Undang-Undang KPK yang sudah disahkan justru melemahkan kelembagaan KPK dan tidak menunjukkan semangat pemberantasan korupsi. Tekanan sejumlah partai politik kepada presiden untuk tidak mengeluarkan PERPPU KPK, kata Herlambang, merupakan  upaya untuk melemahkan KPK.

Herlambang berharap Presiden Jokowi bisa berdiri diatas kepentingan publik, sebab gelombang aksi menunjukkan ada persoalan dalam peraturan-peraturan yang dibuat oleh pemerintah. (Fian)

Comments are closed.