Jember Hari Ini – Sebanyak 7 orang remaja yang terjaring razia polisi diberikan tausiah agama dan diminta membaca istighfar di Masjid Mal Ja’ul Abidin, Polres Jember, Selasa pagi. Mereka juga dikenai tindak pidana ringan (tipiring) untuk memberikan efek jera.
Menurut Kepala Bagian Operasional Dan Pembinaan, Satuan Sabhara Polres Jember, Iptu Bejul Nasution, ketujuh remaja yang terjaring operasi tersebut terdiri 5 remaja putra dan dua remaja putri yang masih berstatus pelajar. Mereka diamankan polisi karena mabuk di sekitar rel kereta api Jalan Brawiyaya Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates. Polisi juga menyita barang bukti satu botol miras oplosan dan 6 buah handphone. Mereka selanjutnya diberikan pembinaan cinta tanah air dengan cara hormat bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Mereka juga diminta mengambil wudhu untuk mendapatkan tausiyah terkait larangan agama .
Bejul menambahkan, pembinaan cinta tanah air dengan hormat bendara dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sering dilakukan. Namun pihaknya juga akan memberikan pembinaan dengan pendekatan agama supaya mereka bertaubat.
Diberitakan sebelumnya, Satuan Sabhara Polres Jember menggelar patroli menyasar pemuda mabuk di tempat umum untuk menciptakan rasa aman dan nyaman ditengah masyarakat. Sebab mabuk jika dibiarkan bisa memicu tindak kriminalitas seperti penganiayaan, pencurian, bahkan perkosaan. (Hafit)
