Sidang Kasus Penganiayaan dengan Terdakwa Warga Panti Diwarnai Konvoi Ratusan Pesilat

Jember Hari Ini – Sidang kasus penganiayaan dengan terdakwa warga Desa Suci Kecamatan Panti, berinisial MR diwarnai konvoi dan kehadiran ratusan pesilat di Pengadilan Negeri Jember, Rabu siang. Kehadiran ratusan pesilat dalam sidang yang mengagendakan pemeriksaan saksi yang  meringankan terdakwa ini mendapatkan pengawalan ketat kepolisian.

Menurut anggota tim kuasa hukum terdakwa MR, Naniek Sugiarti, dalam keterangan saksi yang meringankan terungkap, terdakwa hanya 1 kali memukul korban, Eko Suwito. Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi bulan Pebruari lalu. Usai pemeriksaan saksi yang meringankan, Majelis Hakim yang dipimpin Selamet Budiono melanjutkan sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Dalam kesempatan tersebut, terdakwa juga mengakui memukul korban sebanyak 1 kali. Slamet selanjutnya, menunda sidang, Rabu pekan depan, dengan agenda pembacaan tuntutan.

Sementara Ketua Cabang Perguruan Silat di Jember, Jono Wasinudin, menjelaskan, kehadiran anggotanya ke Pengadilan Negeri Jember untuk mengantar 4 orang saksi yang meringankan. Namun dia menghimbau anggotanya agar tidak perlu datang dalam persidangan selanjutnya. Sebab, sudah ada kuasa hukum, yang mendampingi terdakwa. Apalagi saat ini masih situasi pandemik Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, Polres Jember menetapkan sejumlah anggota perguruan silat berinisial MR dan kawan-kawan sebagai terdakwa kasus penganiayaan. Terdakwa dijerat pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan bersama-sama. (Hafid)

Comments are closed.