Jember Hari Ini – Sebanyak 100 sak getah karet yang diduga hasil curian ditemukan dirumah warga Sumberkejing Desa Pringgowirawan Kecamatan Sumberbaru berinisial SN minggu malam. Getah karet tersebut diduga dicuri kebun PTPN 12 Afdeling Sumberayu Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru. Sedangkan tersangka SN yang diduga menjadi penadah getah karet curian, kabur saat polisi menggerebek rumahnya.
Menurut Kapolsek Sumberbaru, AKP Fachur Rohman, penyitaan barang bukti 2 truk karet mentah tersebut berdasarkan laporan PTPN 12 Kebun Selandia. Temuan itu didapat setelah melakukan penggeledahan rumah pengedar sabu-sabu berinsial MC. Polisi juga menemukan di depan rumah terdapat kolam yang berisi getah karet yang dimasukkan dalam sak plastik. Barang bukti getah karet seberat 8,6 ton tersebut selanjutnya diangkut menggunakan truk ke Polsek Sumberbaru untuk kepentingan penyidikan. pelaku diduga membeli getah karet hasil curian secara bertahap dari warga hingga mencapai 8,6 ton.
Hingga Senin sore, polisi masih menyelidiki keberadaan SN, terduga penadah karet hasil curian. Akibat pencurian tersebut, PTPN 12 Kebun Selandia mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta lebih. Fachur Rohman menghimbau masyarakat agar tidak tergiur mencuri getah karet meski harga karet saat ini mahal. Sebab meski jumlah gerah karet yang dicuri sedikit-demi sedikit, namun pada akhir akan menjadi persoalan hukum. Pelaku terancam dijerat pasal 362 KUHP subsider pasal 480 KUHP tentang penadahan barang atau getah karet hasil kejahatan. (Hafid)
