Pemkab Jember Cairkan Belanja Tidak Terduga untuk Penanganan Covid-19

Jember Hari Ini – Realisasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan Covid-19 baru dicairkan Rp 5 miliar dari alokasi anggaran sebesar Rp 21 miliar. Alokasi anggaran tersebut diluar anggaran refokusing senilai Rp 150 miliar yang sebelumnya disampaikan Bupati Jember, Hendy Siswanto.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember, Tita Fajar Aryatiningsih, menjelaskan, anggaran Belanja Tidak Terduga untuk penanganan Covid-19 baru dicairkan mulai Rabu 7 Juli lalu. Tita menyebutkan, dari alokasi anggaran sebesar Rp 21 miliar, Pemkab Jember baru mencairkan anggaran sebesar Rp 5 miliar. Pemkab Jember sebenarnya sudah menyerahkan usulan pencairan rancangan kebutuhan, namun masih proses review oleh Inspektorat. Dalam pelaporan realisasi anggaran kepada pemerintah pusat Kamis 15 Juli lalu, Tita mengakui serapan anggaran masih 0 persen karena laporan tersebut hingga akhir Juni lalu. Sementara realisasi bulan Juli akan diupdate pada tanggal 15 Agustus mendatang.

Sementara Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi, menjelaskan, DPRD Jember baru menerima surat pemberitahuan refokusing anggaran Covid-19 dari Pemkab Jember, Senin 19 Juli lalu. Namun hingga saat ini DPRD Jember belum menggelar rapat pimpinan. Sebenarnya kata Itqon, anggaran tersebut bisa segera direalisasikan karena tidak butuh persetujuan DPRD, cukup pemberitahuan. Mengingat banyak sekali masyarakat terdampak Covid-19 yang membutuhkan bantuan Pemkab, termasuk insentif untuk tenaga kesehatan. (Fian)

Comments are closed.