Jember Hari Ini – Tergiur keuntungan tinggi, puluhan ibu-ibu muda warga Jember tertipu investasi bodong, hingga mencapai miliaran rupiah. Puluhan ibu-ibu muda berasal dari beberapa kecamatan kabupaten Jember, Rabu sore, mendatangi Mapolres Jember. Mereka menyampaikan pengaduan terkait janji perempuan asal Desa Biting Kecamatan Arjasa berinisial S yang diduga pelaku penipuan.
Menurut korban warga Kecamatan Balung, Ika Sofiawati, korban rata-rata ibu rumah tangga di Kabupaten Jember luar Jember hingga luar Jawa. Mereka tertarik dengan investasi uang yang ditawarkan pelaku berinisial S. S juga menjanjikan uang yang diinvestasikan akan kembali dalam waktu 2,5 bulan dengan keuntungan 20 persen. Dengan investasi Rp 5 juta dalam waktu 2,5 bulan dijanjikan meraup keuntungan Rp 1,5 juta. Namun kenyataannya baru 3 kali pencairan uang, terduga pelaku S tiba-tiba menghilang.
Hal senada disampaikan warga Kecamatan Sumberbari bernama Dewi Irana. Dewi Irana mengaku baru menyerahkan uang untuk investasi Januari 2022 lalu. Namun Dewi mengaku sudah investasi sebesar Rp 50 juta. Dia baru tahu bahwa investasi ini bodong setelah pencairan 3 kali dan setelah itu macet hingga sekarang. Dewi menghubungi member lain, ternyata korban investasi bodong tersebut banyak berasal dari Jember dan luar Jember. Nilai kerugian korban berasal dari Jember mencapai Rp 1 miliar. Namun jika ditotal dengan korban di luar Kabupaten Jember bisa mencapai Rp 10 miliar lebih.
Pantauan Prosalina FM di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Jember, korban bergantian menjalani pemeriksaan untuk memastikan pidana kasus tersebut. (Hafid)
