Korban Penyalur Tenaga Kerja Ilegal Asal Jenggawah Bertambah

Jember Hari Ini – Calon buruh migran atau TKI yang menjadi korban penipuan oleh tersangka WY, calo TKI asal Desa Kertonego Kecamatan Jenggawah bertambah menjadi 5 orang. Kelimanya tersebar di Kecamatan Ambulu, Jenggawah, dan Wuluhan.

Menurut Kapolsek Ambulu, AKP Muhammad Makruf, dari pengembangan penyidikan, dia melakukan aksinya tidak hanya di wilayah Kecamatan Ambulu, tapi juga kecamatan lainnya. Total ada 5 orang yang menjadi korban yang berasal dari warga Kecamatan Ambulu, Jenggawah, dan Wuluhan. Namun pihaknya hanya bisa memproses yang TKP-nya di wilayah hukum Kecamatan Ambulu. Sedangkan 4 TKP lainnya diarahkan di laporkan ke polsek tempat peristiwa terjadinya penipuan, yakni Polsek Jenggawah atau Wuluhan.

Makruf menambahkan, WY mengaku tidak memiliki perusahaan penyalur tenaga kerja Indonesia ke luar negeri. Dia mengaku sebagai calo, uang nantinya akan disalurkan melalui PT penyalur TKI ke Eropa.

Sebelumnya, tergiur gaji besar sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, Muhammad Wahyudi (31) warga Dusun Bregoh Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu menjadi korban penipuan. Tersangka berinisial WY (40) pria warga Dusun Krajan selatan Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah akhirnya dibekuk polisi. Dalam aksinya, WY mengaku punya jaringan penempatan TKI di luar negeri di Malta Itali dengan biaya Rp27 juta. Namun korban baru membayar Rp13 juta, sisanya setelah berangkat. Namun hingga saat ini korban gagal berangkat dan uang pembayaran tidak dikembalikan. WY dijerat dengan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan atau Penggelapan Uang. (Hafid)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments are closed.