Jember Hari Ini – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menyampaikan komitmen serius untuk membantu BPBD dan Pos SAR Jember dalam menangani beragam potensi bencana. Demikian disampaikan Ketua PMI Kabupaten Jember, Muhammad Thamrin, di sela pembukaan Musyawarah Kerja (Musker) PMI Kabupaten Jember, Rabu (28/12/2022).
Thamrin menjelaskan, kedepan PMI akan membentuk tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) di masing-masing desa dan kecamatan. Tim SIBAT akan jadi garda terdepan dan terlatih membantu penanganan bencana di desanya masing-masing. Menurut Thamrin, tugas utama PMI memang mengumpulkan dan menyediakan kebutuhan darah. Namun, tugas lain yang tidak kalah penting, yakni membantu melakukan mitigasi penanganan bencana dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Ia menyebut, Jember memiliki 126 desa di 10 kecamatan yang masuk dalam peta kawasan rawan bencana banjir, longsor, hingga tsunami.
Thamrin menambahkan, pihaknya juga berkomitmen untuk hadir di lokasi, maksimal 6 jam setelah kejadian bencana. Personel PMI juga terlatih untuk membantu proses evakuasi dan langkah pencegahan. Sebelum membentuk SIBAT di tingkat desa, pihaknya juga berkomitmen untuk menghidupkan kembali PMI di masing-masing kecamatan. (Ulil)

