Jember Hari Ini – Polemik antar pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Samanhudi dengan para pedagang di dalam Pasar Tanjung Jember, kini menemui titik terang. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember telah mempertemukan para pedagang untuk membuat kesepakatan baru pada Rabu (11/01/2023) malam.
Kepala Disperindag Jember, Bambang Saputro, menjelaskan, polemik bermula saat pedagang yang ada di lantai dua Pasar Tanjung merasa semakin sepi sejak bermunculan pedagang baru menggunakan pikap di sepanjang Jalan Samanhudi. Para pedagang Pasar Tanjung protes terkait jam buka pedagang di Jalan Samanhudi yang terlalu sore, yakni pukul 7 malam.
Bambang Saputro akhirnya mengundang perwakilan 10 orang dari 30 pedagang sayur di Jalan Samanhudi. Mereka berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Lumajang. Dari pertemuan antara pedagang tersebut, akhirnya muncul kesepakatan baru.
Para pedagang sayur grosir di Jalan Samanhudi siap buka lapak pada pukul 9 malam hingga maksimal pukul 1 dini hari. Sementara para pedagang di dalam Pasar Tanjung yang ada di lantai dua, sebenarnya sudah buka mulai pagi dan baru tutup pada pukul 9 malam.
Bambang menambahkan, pertemuan tersebut bukanlah demo pedagang, namun memang sengaja ia undang untuk musyawarah dan penertiban. (Ulil)

