Jember Hari Ini – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jember mendorong pemberdayaan ekonomi kreatif, khususnya di lingkungan pesantren. PPP Jember juga akan mengupayakan ada tambahan alokasi untuk program tersebut dalam Perubahan APBD 2023 dan APBD 2024.
Ketua DPC PPP Jember, KH. Muhammad Madini Farouq, mengatakan, sejauh ini PPP melakui fraksi PPP di DPRD Jember, intens memperjuangkan pemberdayaan pendidikan Islam, khususnya di lingkungan pesantren. Melihat perkembangan zaman, PPP merasa perlu memberdayakan pesantren dari segi ekonomi.
Program pemberdayaan ekonomi pesantren tersebut, nantinya bisa dikolaborasikan dengan program santri digital prenuer dari pemerintah pusat. Pria yang akrab dipanggil Gus Mamak itu yakin, program tersebut dapat berjalan di Kabupaten Jember yang memiliki cukup banyak pesantren.
Sebelumnya, Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengatakan, Kabupaten Jember memiliki seribu lebih pondok pesantren. Dari jumlah tersebut, sebanyak 650 pesantren memiliki santri diatas 500 orang.
Sebagai bentuk upaya memberdayakan ekonomi pesantren, Hendy meminta koperasi yang ada di lingkungan pesantren beralih ke sistem pembayaran digital. Selain itu, Hendy juga meminta produk-produk pesantren dimasukkan ke E-Katalog agar bisa dibantu pembeliannya menggunakan dana APBD. (Rusdi)
