Jember Hari Ini – Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dari Kementerian Kesehatan menyebut kasus stunting balita di Kabupaten Jember tertinggi di Jawa Timur, yakni 34,9 persen di tahun 2022. Sementara posisi tertinggi kedua Kabupaten Bondowoso dengan angka 32 persen.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember, dokter Koeshar Yudyarto, kepada Prosalina membenarkan kasus stunting di Jember tahun 2022 tertinggi di Jawa Timur. Kendati demikian, data terbaru dari Dinkes, kasus stunting di Jember tahun 2022 mencapai 7,37 persen, turun dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 11,74 persen.
Koeshar menyebut meski ada perbedaan data, pihaknya masih tetap menggunakan data dari Kementerian Kesehatan sebagai acuan. Pada bulan Februari 2023 mendatang, Dinkes Jember akan melakukan penimbangan balita di tiap posyandu untuk pembaruan data stunting. Pihaknya akan melakukan evaluasi, apakah terdapat kesalahan penimbangan atau faktor yang lain. (Ulil)

