APPI Jatim Minta Bulog Jember Tidak Gelontor Beras Impor ke Pasar

Jumantoro

Jember Hari Ini – Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI) Jawa Timur meminta Bulog Jember agar tidak menggelontor beras impor ke pasar tradisional. APPI Jatim juga berharap agar beras impor sebanyak 300 ton yang sudah terlanjur masuk ke Jember, tidak ditambah lagi oleh Bulog.

Ketua APPI Jatim, Jumantoro, mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak alergi dengan impor beras, khususnya untuk daerah yang memang belum surplus atau kekurangan hasil panen.

Jumantoro menyebut, Jember merupakan lumbung padi yang tidak mungkin kekurangan bila serapan Bulog ke petani bisa optimal. Di sisi lain, ia khawatir masuknya beras impor ke Jember akan mengancam harga panen padi yang diperkirakan sudah berlangsung sepekan lagi.

Sebelumnya, Bulog Jember mendatangkan sebanyak 380 ton beras impor dari Vietnam melalui Bulog Surabaya karena stok beras di gudang Bulog setempat menipis.

Impor tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ketersediaan stok. Sebab, Bulog terus menyuplai kebutuhan operasi pasar yang digelar disperindag setiap hari, hingga satu tahun kedepan.

Permintaan Bulog sendiri sebanyak 500 ton untuk menjaga ketersediaan stok beras di gudang. Dari jumlah tersebut, 300 ton sudah masuk ke gudang Bulog Jember pada Selasa (21/02/2023).

Sisanya Bulog Jember akan melihat situasi di lapangan untuk menentukan, apakah perlu menambah lagi sisa beras impor sebanyak 200 ton sesuai permintaan awal, atau sudah cukup karena sebentar lagi Jember masuk musim panen raya. (Ulil)

Comments are closed.