Tak Ada Maskapai yang Minat dengan Pariwisata Jember, Disparbud Atur Strategi

Jember Hari Ini – Pariwisata jadi salah satu kunci penggerak mobilitas orang mau datang ke Kabupaten Jember. Namun, setelah rendahnya okupansi penerbangan Jember-Surabaya hingga membuat penerbangan berhenti, Pemkab Jember kembali mencari pasar baru dan potensi apa yang dimiliki.

Dinas Perhubungan sudah berupaya menjalin komunikasi dengan berbagai maskapai penerbangan, namun sayangnya tidak ada satupun maskapai yang tertarik masuk ke Jember dengan penawaran potensi wisata yang dimiliki.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jember, Harry Agustriono, menyebut sedang mengatur strategi baru untuk memikat kunjungan wisatawan ke Jember.

Terbaru, kampung kreatif yang ada di Arjasa jadi salah satu strategi baru memikat kunjungan wisatawan. Kampung kreatif, katanya, akan jadi pintu masuk untuk mengenal branding Jember sebagai kota karnaval.

Harry mengatakan, daya tarik yang paling kuat bagi Jember adalah event internasional Jember Fashion Carnaval (JFC), namun sayangnya kegiatan itu hanya momentum di bulan Agustus.

Untuk itu, kampung kreatif juga akan jadi pintu masuk untuk mengenalkan paket wisata lain, mulai dari wisata rafting, situs duplang, Rembangan, hingga off-road ke kebun kopi. Menurutnya, paket wisata tersebut bisa jadi daya tarik masyarakat urban dan masyarakat domestik.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Jember, Agus Wijaya, mengatakan, pihaknya kini berupaya melakukan penjajakan potensi Jember dari segi bisnis atau pariwisata.

Bila dilihat dari segi ekonomi pariwisata, maskapai lain selain Susi Air tidak berminat untuk masuk ke Jember. (Ulil)

Comments are closed.