Jember Hari Ini – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember masih kewalahan menangani persoalan sampah di pesisir selatan, dari kawasan TPI Puger sampai Pantai Payangan Ambulu.
Apalagi, sepanjang garis pantai tersebut, baru terdapat dua bak sampah di TPI Puger. Sementara di Pantai Watu Ulo sampai Payangan belum tersedia. Ditambah semua sampah di sungai bermuara di pantai-pantai tersebut.
Kepala DLH Jember, Sugiyarto, mengatakan, di Puger sebenarnya sudah pernah disediakan Tempat Penampungan Sementara (TPS), namun akibat bau busuk sampah, warga melakukan protes.
Pihaknya mulai April 2023 kemudian menaruh dua bak sampah yang bisa ditutup dan dibuka di TPI Puger. Sayangnya, masih sedikit yang mau memanfaatkan.
Selama 2023 ini, DLH Jember mengaku baru bisa membeli tambahan satu unit armada sampah dan 3 bak penampungan sampah. Pihaknya berjanji akan menambah tempat penampungan di titik timbunan sampah yang masih berserakan di Jember.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi B DPRD Jember, David Handoko Seto, mengatakan, banyaknya tumpukan sampah di wisata Watu Ulo harus menjadi evaluasi Dinas Pariwisata dan DLH.
Pihaknya juga meminta ke Pemkab Jember untuk segera membersihkan sejumlah timbunan sampah, serta menganggarkan untuk membuat TPS, khususnya di Payangan dan Watu Ulo. (Ulil)
