Jember Hari Ini – Bentrokan antara dua tim futsal putra, Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya dengan Universitas Islam Malang (Unisma) berakhir damai.
Penyelesaian ini dimediasi langsung panitia Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jatim II dan pengurus Bapomi Jatim di GOR PKPSO Kaliwates Jember.
Menurut Ketua Penyelenggara Pomprov dari UNEJ, Prof. Dr. Soetriono, keributan itu terjadi satu sisi dipicu aksi saling memberi dukungan kepada timnya masing-masing.
Di sisi lain, tensi pertandingan memanas hingga peluit akhir pertandingan berbunyi. Laga itu berakhir dengan kemenangan Ubhara dengan skor tipis 1-0 atas Unisma.
Dia menjelaskan, keributan terjadi saat kedua tim sedang bersalaman menandai berakhirnya pertandingan. Namun tiba-tiba ada yang main dorong dan yang lain tersulut, lalu terjadi kericuhan. Atas kejadian itu, pihaknya bersama Bapomi langsung datang ke lokasi menyelesaikan kemelut tersebut.
Menurut Soetriono, kedua belah pihak sudah berjanji disertai surat pernyataan, tidak akan mengulangi kejadian itu lagi, serta menjunjung tinggi sportifitas pertandingan.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Pomprov Jatim II, Dr. Dwi cahyo Kartiko. Dia menegaskan, kedua tim yang bersangkutan sudah diberikan peringatan dan sudah menandatangani surat perjanjian tidak akan mengulangi hal itu lagi. Jika dilanggar, tim tersebut akan diberikan sanksi tegas, termasuk didiskualifikasi dari kompetisi.
Sebelumnya, pertandingan futsal antara tim Ubhara Surabaya vs Unisma di GOR PKPSO Kaliwates Jember berakhir dengan tawuran. Para pemain saling kejar dan saling pukul. Bahkan, ada kursi yang melayang mengakibatkan seorang pemain terluka dan dibawa ke rumah sakit, Selasa (18/07/2023). (Hafit)

