Jatah Kuota Berkurang, Sejumlah Toko di Jember Tak Kebagian LPG

Jember Hari Ini – Sejumlah pemilik toko di Kecamatan Mayang dan Sillo mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG. Sebagian mereka terpaksa mencari LPG sampai Pakusari, Senin (18/03/2024).

Frengki Setiawan, warga Kecamatan Mayang, salah satu penjual LPG kepada prosAlina mengatakan, sebelum ramadan ia dapat dengan mudah mendapatkan LPG di pangkalan yang berada di Kecamatan Mayang. Namun, saat memasuki bulan ramadan, LPG di Kecamatan Mayang mulai sulit.

Mau tidak mau, pemilik toko yang menjual gas harus mencari ke Kecamatan Pakusari. Frengky berharap Pertamina bisa menyikapi persoalan ini dengan menambah alokasi. Sebab, selama ramadan konsumsi gas selalu terjadi peningkatan.

Kondisi serupa ternyata juga terjadi di Kecamatan Balung. Agus Barnabas, salah satu owner pangkalan LPG di Kecamatan Balung menyampaikan kekosongan stok di sejumlah toko disebabkan adanya pengurangan kuota stok sebanyak 20 persen dari Pertamina ke agen sehingga juga berdampak pada pangkalan.

Pengurangan sebanyak 20 persen, lanjut Agus, sudah terjadi sejak bulan November 2023 akibat daya serap yang dinilai menurun. Saat memasuki ramadan, lanjut Agus, daya serap masyarakat meningkat.

Sementara pengurangan kuota stok masih terjadi hingga saat ini. Akibatnya, sejumlah pangkalan kesulitan memenuhi kebutuhan konsumen sehingga sejumlah toko harus rela tidak kebagian stok. (Rusdi)

Comments are closed.