
Jember Hari Ini – Ketua PWNU Jawa Timur, Abdul Hakim Mahfudz, mengajak warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk memulai gerakan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan penyatuan umat, seperti yang telah dicontohkan oleh pendiri NU, KH. Hasyim Asy’ari.
Hal ini disampaikan oleh Abdul Hakim Mahfudz dalam acara bedah buku berjudul “Hadratussyekh KH. M. Hasyim Asy’ari Pemersatu Umat Islam Indonesia” yang dia tulis sendiri. Acara tersebut berlangsung di rumah pengurus LPP PWNU Jatim, Slamet, di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember.
Abdul Hakim Mahfudz yang juga pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, menjelaskan, Hasyim Asy’ari meninggalkan banyak teladan melalui berbagai gerakan perjuangan, seperti mengajar, bertani, berdagang, dan berdakwah untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Dia juga menguraikan peran penting Hasyim Asy’ari dalam membangun bangsa, baik sebelum maupun setelah kemerdekaan.
Selain itu, Hasyim Asy’ari juga meninggalkan puluhan karya tulis berbahasa Arab yang membahas berbagai persoalan masyarakat. Namun, dia menyesalkan bahwa karya-karya tersebut masih sebatas dijadikan bahan pembelajaran tanpa dimanfaatkan secara maksimal untuk menjawab tantangan zaman.
Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jatim, Mashuri Bakri, turut memberikan pandangannya. Dia berharap melalui acara ini, kiprah Hasyim Asy’ari dapat lebih dikenal oleh masyarakat, terutama peran pentingnya dalam memperjuangkan, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Indonesia. (Hafit)
