
Jember Hari Ini – Ratusan petugas kebersihan di bawah lingkup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember telah dirumahkan, terhitung sejak Selasa (04/02/2025).
DLH Jember mencatat, secara keseluruhan ada 336 pegawai Non-ASN yang bertugas, saat ini sudah dirumahkan.
Mereka terdiri atas 306 penyapu jalan, dan 30 orang tenaga administrasi. Dampaknya, sampah yang ada di tepi jalan kawasan kota, saat ini tidak ada yang menyapu.
Kepala UPT TPA Pakusari, Mumammad Masbut mengatakan, salah satu dampak dari ratusan tenaga honorer dlh yang dirumahkan, adalah berkurangnya volume sampah yang terangkut ke TPA Pakusari.
Data terakhir pada Jumat (07/02/2025) jumlah sampah yang maksimal terangkut hanya 193 Ton. Jumlah itu berkurang 4 Ton dari jumlah rata-rata sebelumnya bisa mencapai 197 Ton.
Lebih lanjut Masbut mengatakan, berkurangnya sampah yang tidak terangkut terutama dari pinggir jalan, akibat banyaknya petugas honorer penyapu sekitar jalan yang dirumahkan.
Bahkan dari seluruh presentase sampah yang masuk ke TPA Pakusari, sampah di pinggir jalan bisa mencapai 20 persen.
Masbut mengatakan, saat ini jumlah volume sampah yang terangkut di setiap truk sudah berkurang. Bahkan pada sabtu saat ini, petugas yang mengangkut sampah dari pasar tanjung juga sudah tidak bekerja.
Hal ini sebagai dampak diberlakukannya UU NO 20 Tahun 2023 tentang ASN yang melarang pengangkatan tenaga honorer lagi di lingkungan pemerintah daerah. Sehingga pegawai yang tersisa hanya yang berstatus PNS atau pegawai Negeri Sipil dan PPPK. (Ulil)
