Pengasuh PP Bustanul Ulum Mlokorejo KH. Syamsul Arifin Abdullah, Dimakamkan di Muaisim Makkah

KH. Syamsul Arifin Abdullah

Jember Hari Ini – Pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Ulum, KH. Lutfi Ahmad, mengabarkan, proses pemakaman pimpinan Pondok Pesantren Bustanul Ulum Mlokorejo, Puger, KH. Syamsul Arifin Abdullah, yang wafat di Tanah Suci Makkah, akhirnya telah tuntas dilaksanakan pada Senin (09/06/2025).

KH. Syamsul Arifin meninggal dunia pada puncak pelaksanaan ibadah haji, tepatnya pada 10 Zulhijjah, Jumat (06/06/2025). Meski sempat ada permintaan dari Pengurus Nahdlatul Ulama agar almarhum dimakamkan di Ma’la, namun karena keterbatasan kapasitas pemakaman, jenazah akhirnya dimakamkan di pemakaman Muaisim.

KH. Lutfi Ahmad menjelaskan, tertundanya proses pemakaman disebabkan oleh tingginya aktivitas pihak Syarikah di puncak pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, sejumlah persoalan muncul akibat kurangnya koordinasi antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan pihak Syarikah. Salah satunya adalah kondisi di mana jamaah harus berebut kendaraan bus saat perjalanan dari Muzdalifah menuju Mina.

Upaya agar almarhum dapat dimakamkan di Ma’la sebenarnya telah dilakukan. Namun karena kapasitas makam yang sudah penuh, KH. Syamsul Arifin dimakamkan di Muaisim. Pihak keluarga pun berharap jenazah bisa segera dimakamkan demi menjaga kondisi jenazah dan menghormati proses syar’i.

Sebelumnya diberitakan, KH. Syamsul Arifin, yang juga merupakan pembimbing Kloter 32 KBIHU Bustanul Ulum, mendadak mengalami gangguan pada organ hati (liver) pada Selasa (03/06/2025).

Almarhum segera dirujuk ke RS King Abdul Aziz Al Zahir, Makkah, untuk menjalani operasi akibat pecahnya pembuluh darah di dalam organ hati. Operasi pertama berjalan lancar dan dijadwalkan dilanjutkan dengan tahap operasi kedua. Namun, pada Jumat (06/06/205), kondisi almarhum memburuk hingga akhirnya dinyatakan wafat.

Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. (Reza-Ulil)

Comments are closed.