Fraksi PKB Jember Soroti Dampak Ekonomi Penutupan Jalur Gumitir 

Gapura perbatasan Jember-Banyuwangi.

Jember Hari Ini – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jember memberikan perhatian terhadap rencana perbaikan dan peningkatan ruas jalan di kawasan Gunung Gumitir, jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Banyuwangi.

Hal ini disebabkan informasi pengerjaan proyek yang berkonsekuensi pada penutupan jalan sudah tersebar luas dan meresahkan pengguna jalan, petani, serta pengusaha di Kabupaten Jember dan Banyuwangi.

Menurut anggota Fraksi PKB, Muhammad Hafidzi Kholis, pada Senin (30/06/2025) Juni, pihaknya telah mengonfirmasi kebenaran rencana pelaksanaan proyek perbaikan dan peningkatan jalan nasional di kawasan Gumitir. Pihak provinsi membenarkan adanya pengerjaan proyek tersebut yang sedikitnya akan memakan waktu sekitar tiga bulan.

Ia menjelaskan, jika dilakukan penutupan jalan, maka akan berdampak serius bagi petani dan pelaku usaha. Sebab, jalan tersebut merupakan akses paling dekat yang menghubungkan warga Jember dan Banyuwangi. Banyak warga Jember yang bekerja di Banyuwangi, dan sebaliknya.

Terlebih lagi, saat ini bersamaan dengan musim panen tebu. Hasil panen tebu dari Banyuwangi dikirim ke Jember. Demikian pula hasil panen tebu dari Jember juga dikirim ke Banyuwangi.

Sementara jika jalan tetap dibuka selama pengerjaan, hal tersebut juga berdampak pada keselamatan pengguna jalan. Dengan banyaknya material proyek, maka akan terjadi penyempitan jalan. Hal ini dikhawatirkan menyebabkan kecelakaan lalu lintas akibat truk Over Dimension Over Load (ODOL). Karena itu, diperlukan solusi terbaik dari pemerintah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Jember, Gatot Triono, saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya pengerjaan proyek pembangunan jalan. Namun hingga saat ini, belum ada informasi mengenai penutupan jalan. Pihaknya masih akan mengadakan rapat pada Kamis, 3 Juli 2025, di Surabaya terkait rencana pengerjaan proyek tersebut. (Hafit)

Comments are closed.