BPS Jember Sebut Naiknya Harga di Tingkat Pengecer bisa Pengaruhi Daya Beli Masyarakat

Ilustrasi daya beli kurang.

Jember Hari Ini – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember, Tri Erwandi, merespons lanjakan antrean pengisian BBM di SPBU. Tidak hanya itu, potensi adanya panic buying di masyarakat juga memicu munculnya praktik jual beli BBM eceran dengan harga lebih mahal.

Atas kondisi kebutuhan, dikhawatirkan masyarakat yang terpaksa membeli BBM eceran dengan harga hingga puluhan ribu rupiah bisa memicu terjadinya inflasi.

Kendati demikian, dia berharap situasi ini tidak akan berlangsung lama. Dia menilai, fenomena antrean panjang di SPBU, kemungkinan besar terjadi karena panic buying, sehingga dampak inflasinya akan bersifat sesaat jika pasokan BBM kembali terpenuhi.

Untuk itu, Tri mengimbau agar masyarakat tidak membeli BBM secara berlebihan, sebab pemerintah telah mengumumkan pasokan BBM terus dilakukan. (Ulil)

Comments are closed.