Krisis BBM, Siswa di Jember Mulai Belajar Daring

suasana sekolah sdn tegalrejo 01 yang sepi karena siswa belajar daring

Jember Hari Ini – Siswa-siswi di Jember, mulai melaksanakan pembelajaran secara dalam jaringan (daring) alias online, per Selasa (29/07/2025).

Hal ini menyusul terbitnya Surat Edaran Bupati Jember terkait sekolah secara Daring dan Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa bekerja dari rumah (WFH) dan dari mana saja (WFA). SE ini merupakan dampak dari sulitnya memperoleh BBM di Jember.

Hari pertama pelaksanaan, para siswa di SDN Tegalrejo 01, Kecamatan Mayang, sudah tampak belajar dari rumah masing-masing, sementara para guru tetap masuk ke sekolah seperti biasa.  

Bendahara SDN Tegalrejo 01, Umul Laili, menyebut sebagian wali murid menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka menilai sekolah memahami situasi sulit akibat krisis BBM. Namun demikian, tak sedikit orang tua yang mengeluhkan kondisi tersebut.

Sebagian orang tua merasa kewalahan karena harus mendampingi anak-anak mereka belajar di rumah, sementara mereka sendiri sedang kesulitan mendapatkan BBM.

Guru pun menghadapi tantangan serupa. Selain harus mencari BBM untuk kebutuhan pribadi, mereka juga tetap harus mengajar dan memantau proses belajar siswa secara daring dari sekolah.

Berdasarkan pantauan Prosalina FM, sejumlah sekolah di wilayah pinggiran desa yang siswanya dan gurunya berasal dari lingkungan yang sama, masih tetap menerapkan pembelajaran tatap muka. Aktivitas belajar-mengajar di sekolah-sekolah tersebut berjalan seperti biasa.

Sebelumnya, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan kebijakan belajar secara daring dan WFA ini akan berlangsung hingga situasi kembali normal.

Krisis BBM sendiri merupakan dampak dari kemacetan parah di jalur Ketapang Banyuwangi-Situbondo serta penutupan jalan nasional di kawasan Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, sejak Kamis (24/07/2025). (Hafit)

Comments are closed.