Andil Inflasi Kecil, BPS Jember Nilai Masyarakat Pilih Antre Dibanding Beli BBM Mahal

Masyarakat Pilih Antre Dibanding Beli BBM Mahal.

Jember Hari Ini – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, fenomena antrean BBM yang sempat terjadi di Jember beberapa waktu lalu, tidak signifikan memicu terjadinya inflasi karena pemerintah bisa segera mengatasi keterlambatan distribusi.

Ditengah situasi lonjakan antrean BBM, muncul fenomena pedagang eceran yang menjual harga BBM subsidi hingga Rp25 ribu per liter, bahkan lebih. Kendati demikian, fenomena tersebut tidak sampai memicu terjadinya inflasi. Bahkan, andil inflasi BBM pada Bulan Juli di Jember hanya mencapai 0,02 persen.

Statistisi Madya BPS Jember, M. Suharsa, menilai, masyarakat di Jember cenderung memilih untuk antre di SPBU dengan harga normal. Jika melihat tingginya antrean di SPBU, dia menilai serapan konsumsi BBM eceran dengan harga tidak wajar bisa saja sangat rendah.

Seperti diketahui, sejak tanggal 26 hingga 29 Juli, di Jember mengalami lonjakan antrean panjang di SPBU. Situasi antrean sudah berangsur normal sejak Rabu (30/07/2025). (Ulil)

Comments are closed.