UNEJ Ungkap Kronologi Kasus Curanmor Berantai Milik Mahasiswa KKN di Lumajang

UNEJ Ungkap Kronologi Kasus Curanmor.

Jember Hari Ini – Universitas Jember mengungkap kronologi kasus pencurian sepeda motor berantai milik mahasiswa KKN di Lumajang. Dua kasus pencurian yang terjadi di Desa Tempeh dan Alun-Alun dilakukan dengan modus yang sama.

Divisi KKN Universitas Jember, Agustin Wulan, mengatakan, aksi curanmor yang terjadi di Desa Tempeh dan Desa Alun-Alun terjadi pada Jumat (08/08/2025) dini hari.

Kasus yang terjadi di Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, komplotan pelaku masuk dengan cara membobol jendela. Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian membobol tembok bagian belakang.

Selanjutnya pelaku membawa kabur dua unit sepeda motor, memasuki area perkebunan di belakang kantor desa. Meskipun para pelaku membuat lubang di tembok cukup besar, namun korban tetap saja terlelap. Korban baru terbangun setelah dibangunkan oleh warga.

Sedangkan yang terjadi di desa tempeh tengah, Kecamatan Tempeh, dari rekaman CCTV, pelaku terlihat masuk dengan merusak kunci pintu pagar rumah kepala desa. Pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang melakukan aksinya dalam hitungan menit.

Lebih jauh Agustin menjelaskan, kasus pencurian yang menimpa Mahasiswa KKN di Lumajang, tidak ada kaitannya dengan rasa tidak senang masyarakat terhadap mahasiswa. Sebab, selama melaksanakan KKN, mereka menjalin hubungan yang baik. Hubungan baik itu terbukti saat proses penarikan mahasiswa KKN, tak sedikit warga di Lumajang yang merasakan kehilangan dan menangis. (Rusdi)

Comments are closed.