
Jember Hari Ini – Selama tiga pekan penutupan jalur Gumitir sejak (24/07/2025), pemerintah menyiapkan jalur alternatif khusus bagi pengendara roda dua. Kendati demikian, kondisi cuaca yang tidak menentu, seringkali membuat jalan yang sempit dan berbatu semakin licin.
Tidak hanya itu, adanya lalu lalang mobil pengangkut pekerja perkebunan, juga berisiko bagi pengendara motor jika tak berhati hati. Sebab saat ini perkebunan kopi di kawasan Gumitir masih memasuki musim panen.
Kapolsek Sempolan, AKP M. Na’i, Jumat (15/08/2025) mengatakan, setiap hari pihaknya menerjunkan 4 personel dibantu relawan untuk berjaga di pos jalur alternatif. Pengendara motor, diimbau lebih waspada jika tiba tiba harus berpapasan dengan mobil milik perkebunan di tikungan atau jalan menanjak.
Menurutnya, terdapat dua pintu masuk jalur alternatif. Pintu utama ada di Warung Bu Slamet yang mengarahkan pengendara belok ke kanan tembus ke Kalibaru Banyuwangi. Jalur alternatif menuju Banyuwangi harus ditempuh sepanjang 8 km dengan kondisi jalan ekstrem.
Selanjutnya jalur alternatif kedua berada di timur, atas terowongan, atau dikenal dengan kawasan warung Kokap. Di sana pihaknya juga menyiapkan personel untuk berjaga. Lebih lanjut, dia memastikan bahwa jalur utama Gumitir hingga saat ini masih steril dari aktivitas pengendara. (Ulil)
