
Jember Hari Ini – Puluhan warga Garahan, Kecamatan Silo, menggelar aksi damai di batas penutupan jalan Gumitir pada kamis (14/08/2025). Warga yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM atau usaha warung di jalur Gumitir menyampaikan harapan agar pemerintah tidak terlalu lama menutup jalan nasional yang menghubungkan Jember dengan Banyuwangi tersebut.
Kapolsek Sempolan, AKP M. Na’I, kepada Prosalina, Jumat (15/08/2025) mengatakan, selama jalur Gumitir ditutup sejak (24/07/2025), para pelaku usaha warung terpaksa harus tutup karena tidak ada pengendara yang melintas.
Warga juga berharap agar jalur Gumitir setidaknya bisa segera dibuka dengan sistem buka tutup. Kendati demikian, Na’i memastikan bahwa perbaikan jalan di Gumitir saat ini masih menggunakan alat berat yang bisa berisiko bagi pengendara. Untuk itu, satu satunya akses hanya diberikan untuk pengendara roda dua melewati jalur alternatif.
Aksi ini, kata Na’i berlangsung dengan kondusif. Warga hanya menyampaikan pendapat di muka umum dengan harapan perekonomian usaha mikro khususnya di jalur Gumitir bisa kembali normal. (Ulil)
