Jadi Dasar dalam Pengambilan Kebijakan, Data Dapodik di Jember Ternyata Belum Valid

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Jember.

Jember Hari Ini – Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di Kabupaten Jember hingga saat ini ternyata belum valid. Karena itu, Kadispendik Jember, Hadi Mulyono, menargetkan agar validasi data harus selesai pada 31 Agustus dan 31 Desember. Demikian disampaikan Hadi Mulyono saat Bimtek di Hotel Fortuna Grande, Selasa (26/08/2025).

Hadi menjelaskan, pihaknya telah memodifikasi Dapodik dengan menciptakan aplikasi My Dispendik. Aplikasi tersebut tak hanya memuat data standar, tetapi juga menu kearifan lokal, seperti reward siswa, hingga tampilan data fisik sekolah dalam bentuk tiga dimensi.

Namun, inovasi tersebut masih menyisakan pekerjaan besar. Data yang ada di dalamnya belum valid, lengkap, dan mutakhir. Padahal, data dalam Dapodik menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan. Termasuk untuk menerima program bantuan revitalitasi gedung sekolah dari pemerintah pusat.

Atas kondisi tersebut, Hadi berharap validasi data di Dapodik dapat selesai pada dua tanggal tersebut. Pertama, validasi data siswa harus selesai paling lambat tanggal 31 Agustus 2025. Sedangkan validasi data bangunan fisik sekolah harus selesai pada tanggal 31 Desember 2025.

Lebih jauh Hadi berharap, seluruh satuan pendidikan benar-benar menyampaikan data berdasarkan kondisi nyata. Hadi tidak mempersoalkan akreditasi pedidikan tahun 2025 di Jember tidak bagus demi kemajuan pendidikan dalam jangka panjang. (Rusdi)

Comments are closed.