
Jember Hari Ini – Sebanyak 801 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Jember, akhirnya dapat mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (Uin Khas) Jember. Hal ini menjadi kabar baik setelah perjuangan mereka membuahkan hasil.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, Rabu (27/08/2025) menyampaikan bahwa aspirasi para guru telah direalisasikan melalui alokasi anggaran dalam APBD 2025. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai pelaksanaan PPG bagi 801 Guru PAI, bekerja sama dengan Uin Khas Jember yang akan memulai programnya tahun ini.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Uin Khas Jember, Abdul Muis Sonhaji, membenarkan adanya kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa PPG merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat pendidik profesional yang sangat dibutuhkan guru agar diakui sebagai guru profesional.
Menurutnya, selama ini PPG bagi Guru PAI memang dibiayai oleh Kementerian Agama. Namun, karena keterbatasan anggaran dan banyaknya jumlah guru yang belum mengikuti PPG, kementerian membuka ruang bagi Pemerintah Daerah untuk berpartisipasi sejak tahun 2023.
Realisasi pembiayaan ini baru bisa terlaksana di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada tahun 2025. Guru PAI yang lulus PPG nantinya berhak memperoleh tunjangan sertifikasi sebagai bentuk pengakuan profesionalisme mereka.
Sementara itu, Koordinator Program Studi Ppg Ftik Uin Khas Jember, Nino Indriyanto, menjelaskan bahwa pelaksanaan PPG tahun ini mengusung model PPG Transformatif. Model ini menawarkan percepatan waktu pelatihan, dari yang sebelumnya empat bulan kini hanya menjadi 30 hari.
Perlu diketahui, sebelum adanya keputusan alokasi anggaran ini, ratusan Guru PAI sempat menggelar istigasah atau doa bersama pada (30/10/2024) lalu di Aula SDN Kepatihan 4, Jember. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk harapan agar Dinas Pendidikan mengalokasikan anggaran PPG dalam APBD 2025. (Hafit)
