Hubungan Bupati dengan Wabup Jember Dinilai Tak Harmonis, LSM Minta DPRD Segera Bertindak

Wabup Jember Dinilai Tak Harmonis.

Jember Hari Ini – Dalam sepekan terakhir, publik di Jember disuguhi kabar tentang ketidak-harmonisan hubungan Bupati Jember Muhammad Fawait dengan Wakil Bupati Jember Djoko Susanto.

Kabar ini diperkuat setelah Djoko Susanto secara terbuka telah melaporkan Kepemimpinan Fawait ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Merespons situasi tersebut, dua elemen masyarakat sipil, yakni Forum Masyarakat Jember Baru dan Jember Berkah menggelar audiensi dengan Pimpinan DPRD Jember di ruang Banmus pada Rabu (24/09/2025). Mereka mendesak DPRD agar segera mengambil langkah konkret terkait ketidakharmonisan antara Bupati dan Wakil Bupati.

Koordinator Forum Masyarakat Jember Baru dan Jember Berkah, Kustiono Musri, menyampaikan bahwa pihaknya telah mencium tanda-tanda keretakan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati sejak beberapa bulan terakhir. Oleh karena itu, mereka sudah mengirim surat permintaan audiensi sejak 16 Juli 2025, namun baru terealisasi pada Rabu ini.

Kustiono menilai, konflik ini tidak boleh dibiarkan terus berlangsung di ruang publik, apalagi kini sudah menyentuh ranah KPK. Menurutnya, jika dibiarkan berlarut-larut, yang paling dirugikan adalah masyarakat Jember.

Sementara itu, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, menyatakan, belum dapat memberikan keputusan atas tuntutan tersebut secara sepihak. Halim menegaskan bahwa kepemimpinan DPRD bersifat kolektif kolegial, sehingga setiap keputusan harus melalui musyawarah bersama pimpinan lainnya. Ia berkomitmen untuk menindaklanjuti persoalan ini dengan segera mengundang Bupati dan Wakil Bupati untuk mencari jalan keluar bersama.

Berdasarkan Pantauan Prosalina FM, jalannya audiensi mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian, mulai dari personel Polsek Sumbersari hingga Polres Jember. (Hafit)

Comments are closed.