
Jember Hari Ini – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 yang mengguncang wilayah Banyuwangi pada Kamis Sore, (25/09/2025) berdampak hingga ke Kabupaten Jember. Salah satu dampaknya terjadi di Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, di mana sebuah rumah milik seorang lansia roboh dan menimpa penghuninya.
Rumah tersebut milik Rodiyah (91), yang tinggal seorang diri. Ia mengalami luka ringan setelah tertimpa reruntuhan atap rumah yang ambruk sekitar 26 menit setelah gempa terjadi.
Cucu korban, Abdul Wahid (20), menceritakan kepada Prosalina FM bahwa rumah neneknya roboh sekitar Pukul 16.30 wib, atau setengah Jam setelah gempa.
Waktu gempa terjadi, neneknya sempat keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Namun setelah gempa reda, neneknya kembali masuk ke dalam rumah dan beristirahat, karena tidak menyadari ada kerusakan struktur. Sekitar 25 menit kemudian, rumah tiba-tiba ambruk dan menimpa nenek yang sedang beristirahat.
Beruntung, meskipun sempat tertimpa reruntuhan bambu dari bagian atap, Rodiyah hanya mengalami luka ringan di bagian kepala dan berhasil diselamatkan.
Menanggapi kejadian ini, Kepala Desa Mrawan, Salim, bersama Babinsa setempat, sertu Karyanto, langsung berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Mayang dan BPBD Kabupaten Jember.
Kepala BPBD Jember, Indra Tri Purnomo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa rumah roboh sekitar Pukul 16.30 wib, setelah wilayah tersebut diguyur hujan dan disertai angin pasca gempa. Untuk sementara korban diungsikan ke rumah anaknya karena kondisi rumahnya sudah tidak layak huni.
Sebelumnya, menurut data dari BMKG, gempa bumi terjadi pada Kamis 25 September Pukul 16:04:12 Wib, dengan pusat gempa berada di 46 Kilometer Timur Laut Banyuwangi. BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi Tsunami. (Hafit)
