Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Tahunan Tertinggi di Jember

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang.

Jember Hari Ini – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi tahunan hingga September 2025 di Kabupaten Jember mencapai 2,44 persen. Inflasi tersebut salah satunya dipicu dari komoditas pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, terutama emas perhiasan sebesar 0,63 persen.

Plt Kepala BPS Jember, Muhamad Suharsa, kepada Prosalina mengatakan, tingginya andil emas perhiasan pada inflasi tahunan, tidak berarti menunjukkan masyarakat jember berminat pada investasi emas, atau mengutamakan gaya hidup menggunakan perhiasan. Sebab, kata Suharsa, tingginya harga emas perhiasan lebih karena pengaruh pasar global.

Dia mencontohkan, tingginya minat membeli emas perhiasan di Jember terjadi pada momentum menyambut lebaran Idul Fitri. Namun setelah itu, harga emas tetap tinggi meski permintaan pasar cenderung menurun. Hal ini tidak lepas dari kondisi pasar global.

Komoditas penyumbang inflasi tahunan lainnya yaitu daging ayam ras dengan andil 0,32 persen, beras 0,30 persen, minyak goreng 0,15 persen, dan bahan bakar rumah tangga 0,11 persen.

Sementara untuk komoditas telepon seluler memberikan andil tertinggi pada deflasi tahunan di Jember hingga September 2025 sebesar minus 0,16 persen.

Komoditas penyumbang deflasi lainnya berupa cabai rawit dengan andil minus 0,09 persen, disusul kemudian bawang putih, udang basah, dan bensin. (Ulil)

Comments are closed.