Sampel Makanan Diduga Beracun di Semboro Sudah Dikirim ke Labfor Polda Jatim

Dr. Rita Wahyuningsih.

Jember Hari Ini – Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa 16 siswa di Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Jember, kini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Para siswa diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut, sampel makanan telah dikirim ke dua laboratorium berbeda. Unit Tindak Pidana Tertentu (TIPIDTER) Satreskrim Polres Jember, menyerahkan sampel ke Laboratorium Forensik (LABFOR) Polda Jawa Timur, sementara dinas kesehatan Jember mengirimkan sampel ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKESMAS) Surabaya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dinas kesehatan jember, Dr. Rita Wahyuningsih, Jumat 10 Oktober menyatakan bahwa dugaan keracunan ini masih dalam tahap investigasi.

Timnya, sudah turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi para siswa. Dari 16 anak yang mengalami keluhan seperti pusing, mual, hingga muntah, hanya lima yang sempat dirawat di puskesmas. Saat ini, seluruh siswa sudah kembali bersekolah dan dalam kondisi baik.

Meski kondisi siswa telah membaik, dinas kesehatan tetap melakukan pengambilan sampel makanan untuk diuji di labkesmas surabaya. Namun hingga kini, hasil uji laboratorium tersebut belum keluar.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Urusan Pembinaan Satintelkam Polres Jember, Iptu Wawan Sugianto. Ia menjelaskan bahwa tim dari Tipidter Satreskrim Polres Jember juga sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Kasus ini sebelumnya sempat menjadi sorotan publik, termasuk dari organisasi mahasiswa yang turut menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. (Hafit)

Comments are closed.