Kasus TRANS7 Hina Kiai, Ratusan Massa dari Aliansi Santri Jember Datangi Transmart

Ratusan Massa dari Aliansi Santri Jember Datangi Transmart.

Jember Hari Ini – Ratusan santri bersama warga Nahdliyyin dan Banser yang tergabung dalam Aliansi Santri Jember menggelar demonstrasi di depan gedung Transmart Jember, Kamis (16/10/2025).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap konten yang ditayangkan TRANS7 yang dinilai telah mencemarkan nama baik ulama dan pesantren.

Massa mendesak pemilik Transmart menyampaikan permohonan maaf, terkait pemberitaan televisi swasta nasional TRANS7 dan disampaikan selama tujuh hari berturut-turut. Selain itu, mereka meminta pemerintah mencabut izin siarnya secara permanen.

Salah satu peserta aksi, Muhammad Zainuddin, mengungkapkan bahwa dugaan penghinaan oleh TRANS7 bukanlah kejadian pertama. Menurutnya, stasiun televisi tersebut telah melakukan hal serupa pada tahun 2012, 2016 dan terbaru pada Oktober 2025 bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional. Ia menegaskan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup, dan menuntut proses hukum serta pencabutan izin operasional TRANS7.

Senada dengan itu, tokoh santri di Jember, Ayub Junaidi, menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk menjaga kehormatan ulama dan lembaga pesantren yang telah berjasa besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia mendesak agar aspirasi mereka disampaikan kepada pemilik TRANS7 dan Transmart, Chairul Tanjung. Aliansi memberikan batas waktu 1×24 jam untuk mendapatkan tanggapan resmi.

Menanggapi aksi tersebut, perwakilan Transmart Jember, Nur Yazid, menerima surat tuntutan dari massa dan berjanji akan meneruskan aspirasi itu kepada pimpinan pusat dalam waktu 24 jam. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dalam proses konten penyiaran. (Hafit)

Comments are closed.