Fawait Sebut IPM Jember Kalah dengan Bondowoso, hingga Ribuan Gedung Sekolah Rusak

Fawait Sebut IPM Jember Kalah dengan Bondowoso.

Jember Hari Ini – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan kondisi Jember kepada para ulama terkait capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM), angka kemiskinan, hingga banyaknya gedung sekolah yang rusak. Hal ini dia sampaikan dalam pertemuan di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Kamis (16/10/2025).

Fawait menyebut, sejak awal dia menjabat, Indeks Pembangunan Manusia di Jember justru kalah dengan Kabupaten Bondowoso dan Situbondo. Padahal, menurutnya, banyak orang melihat bahwa Bondowoso dan Situbondo persentase penduduk miskinnya lebih besar.

Kendati demikian, dari sisi IPM di sektor kesehatan dan pendidikan, justru kalah dengan Bondowoso dan Situbondo. Bahkan, kata Fawait, Jember peringkat 7 dari bawah.

Untuk itu, di tahun 2026 pihaknya berencana menggandeng sejumlah pihak, termasuk pondok pesantren untuk mendukung pendidikan kejar paket.

Sementara itu, dari sisi pengangguran, kata Fawait, angka pengangguran di Jember ada penurunan, namun masih sangat tipis selama beberapa tahun terakhir sebesar 4,19 persen.

Lebih lanjut dia menyebut, data gedung sekolah negeri di Jember yang rusak berat sekitar 1.500-an. Jumlah tersebut belum termasuk yang rusak sedang dan berat. Banyaknya gedung rusak berat dinilai karena selama ini tidak ada pembangunan yang signifikan.

Menurutnya, perbaikan gedung sekolah tak cukup dituntaskan dalam waktu 5 tahun, jika dia hitung per tahun baru ada sekitar 100 sekolah yang diperbaiki.  

Maka, kata Fawait, tidak mungkin masalah tersebut difikirkan sendiri. Maka di tahun 2025, Presiden Prabowo disebut akan memberikan bantuan puluhan miliar untuk pembangunan sekolah negeri dan swasta di Jember. (Ulil)

Comments are closed.