
Jember Hari Ini – Ketua Destana Kelurahan Kaliwates, Indra Gunawan, menyampaikan sejumlah dilema yang dihadapi para relawan kebencanaan di lapangan ketika mengetahui adanya potensi pohon tumbang, namun tak segera mendapatkan respon. Bahkan, kata Indra, sudah ada pohon dalam kondisi keropos di kawasan Mangli akhirnya tumbang terlebih dahulu karena tak segera ditebang.
Pohon-pohon yang keropos itu pun akibat dari aktivitas orang tak bertanggung jawab karena membakar sampah di dekat pohon.
Melalui program talkshow di Prosalina, Sabtu (18/10/2025) Indra berharap agar pemerintah dalam hal ini BPBD bersama Dinas PU Bina Marga bisa lebih cepat berkoordinasi ketika menerima laporan adanya potensi pohon tumbang.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Jember, Yahya Iskandar Wardayat, mengatakan, pemotongan pohon memang harus sesuai dengan regulasi. Sebab, setiap pohon yang berada di pinggir jalan, ada pemiliknya. Apakah itu milik warga atau milik pemerintah di level nasional, provinsi dan kabupaten.
Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat bisa segera melaporkan jika ada pohon tumbang melalui pemerintah desa atau kelurahan. Bisa juga melalui saluran wadul Gus’e.
Sebab, kata Yahya, BPBD bukan pihak yang bertugas untuk memotong pohon, namun hanya sebatas jadi jembatan untuk menyampaikan laporan masyarakat kepada pihak yang memiliki pohon. Apakah pohon tersebut berada di wilayah jalan kabupaten atau provinsi. (AJA-Ulil)
