
Jember Hari Ini – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama para relawan mengevakuasi korban rumah ambruk di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, pada Jumat sore (24/10/2025).
Rumah tersebut milik Hariyanto (59) warga setempat. Bagian belakang rumah, termasuk atap, kamar mandi, dan dapur, mengalami kerusakan parah akibat longsor dan penurunan tanah. Tanah di sekitar bangunan diketahui telah miring ke arah longsoran.
Kepala BPBD Jember, Indra Tri Purnomo, menjelaskan, peristiwa ini berawal dari gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 SR yang terjadi pada Selasa, 30 September 2025. Gempa tersebut menyebabkan retakan pada fondasi dan dinding rumah Hariyanto. Meski sudah terdapat kerusakan, penghuni masih tetap menempati rumah tersebut.
Namun, pada Kamis pagi 23 Oktober 2025 sekitar pukul 05.30 WIB, bagian rumah akhirnya ambruk karena pergeseran tanah yang menyeret fondasi. Akibatnya, bangunan induk miring dan mengalami kerusakan berat, terutama di area dapur.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Jember segera mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan kepada korban. Selain itu, pihak kelurahan kepatihan juga menggelar kerja bakti pada Sabtu (25/10/2025) guna membersihkan puing-puing bangunan.
Sementara itu, Perwakilan Destana Kepatihan, Cahyani Wulandari, menyampaikan bahwa pihaknya turut membantu proses asessment bencana dan berterima kasih atas dukungan BPBD Jember serta Bupati. Ia menegaskan bahwa rumah korban mengalami kerusakan berat dan memerlukan perhatian khusus dari pihak terkait. (Hafit)
