
Jember Hari Ini – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya menjadikan Jember sebagai kota wisata yang bersih dan tertib.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Bunga Desaku di Lapangan Suci, Kecamatan Panti, yang dihadiri ratusan pelaku UMKM, PKL, dan Mlijo, pada Senin 27 Oktober sore.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyoroti pentingnya peran para Pedagang Kaki Lima dan Mlijo dalam menjaga kebersihan lingkungan usaha. Menurutnya, kebersihan menjadi kunci utama agar para wisatawan merasa nyaman berkunjung dan berwisata kuliner di Jember.
Karena itu, Gus Fawait mengajak para pelaku ekonomi kecil untuk membangun citra baru bahwa Pedagang Kaki Lima bukan berarti kotor atau tidak higienis. Melalui kebersihan, keteraturan, dan pelayanan yang baik, para PKL dan Mlijo diharapkan menjadi bagian dari wajah Jember sebagai kota wisata yang ramah dan bersih.
Selain itu, Gus Fawait juga menyampaikan kabar baik tentang program Gerobak Cinta, yakni bantuan alat usaha khusus bagi para pelaku UMKM. Program tersebut nantinya akan terhubung dengan lembaga perbankan untuk memberikan akses permodalan dan pelatihan usaha secara berkelanjutan.
Lebih jauh Gus Fawait berharap, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, perbankan, dan para pelaku UMKM, PKL, serta Mlijo, perekonomian desa dapat tumbuh lebih kuat. (Rusdi)
