
Jember Hari Ini – Relawan Destana Kelurahan Kaliwates menyampaikan harapan agar bantaran sungai yang terdampak longsor di kawasan RT 05 RW 04 di Kelurahan Kaliwates, bisa segera tertangani. Jika tidak, para relawan khawatir longsor yang ketiga kalinya, bisa saja kembali terjadi, dan mengancam sejumlah rumah warga.
Ketua Destana Kelurahan Kaliwates, Indra Gunawan, Rabu (26/11/2025) mengatakan, pihaknya baru saja mengikuti pertemuan lintas OPD untuk membahas upaya pencegahan longsor susulan. Salah satunya, segera membangun penahan dengan memasang bronjong. Warga bersama relawan, kata Indra, siap melakukan gotong royong.
Kendati demikian, saat ini jumlah bronjong yang tersedia dari Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air masih berkisar 100-an unit. Jumlah tersebut dinilai masih kurang. Sementara itu, sejumlah material seperti batu, koral, pasir, juga masih belum mencukupi. Saat ini, pihaknya juga membutuhkan alat berat untuk proses rekonstruksi pencegahan longsor.
Untuk sejumlah kekurangan material hingga alat berat, pihaknya berharap agar pemerintah bisa segera turun melihat potensi longsor susulan yang mengancam sejumlah rumah warga. Para relawan bersama pihak terkait, hingga kini juga masih berupaya mencari donasi untuk melengkapi sejumlah kekurangan material dan alat berat yang dibutuhkan.
Sebelumnya, longsor akibat cuaca ekstrem, terjadi di kawasan RT 05 RW 04, pada Minggu 9 November 2025. Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian rumah milik Sarina (74), ambruk ke sungai. Kejadian tersebut dipicu hujan deras sehingga menyebabkan pergeseran tanah di tepi bantaran sungai.
Longsor susulan kembali terjadi di wilayah RT 05 RW 04 Kelurahan Kaliwates pada Sabtu 22 November 2025. Peristiwa ini memaksa 12 jiwa harus diungsikan karena kondisi rumah mereka sangat membahayakan. Para pengungsi sementara ditempatkan di musholla dan rumah warga terdekat sambil menunggu situasi dinilai aman. (Ulil)
