
Jember Hari Ini – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terakhir jumlah angkatan kerja di Kabupaten Jember pada bulan Agustus 2025 mencapai 1,58 juta orang, meningkat sebesar 53,86 ribu orang dibandingkan dengan bulan Agustus 2024.
Plt Kepala BPS Ketenagakerjaan Jember, Muhamad Suharsa, mengatakan, seiring dengan meningkatnya jumlah angkatan kerja, tingkat partisipasi angkatan kerja turut meningkat sebesar 2,02 persen. Kemudian tingkat pengangguran terbuka pada bulan Agustus 2025 adalah 3,07 persen, mengalami penurunan sebesar 0,16 persen.
Berdasarkan lapangan usaha, penduduk yang bekerja di sektor pertanian mengalami penurunan sebesar 0,10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu orang yang bekerja di sektor jasa mengalami penurunan sebesar 3,27 persen. Sedangkan sektor manufaktur mengalami peningkatan sebesar 3,37 persen poin.
Dia menyebut, dari 2,6 juta penduduk, jumlah warga dengan usia kerja yakni 15 tahun keatas bertambah, dari 1,96 juta pada tahun 2022 menjadi 2,09 juta pada 2025. Dalam periode satu tahun terakhir, jumlahnya meningkat 15.761 orang atau sebesar 0,76 persen.
Sementara, sektor pertanian tetap menjadi fondasi utama dalam penyerapan tenaga kerja di Jember dan menunjukkan peningkatan yang stabil. Kendati jumlahnya menurun dari 41,66 persen pada tahun 2024, menjadi 41,57 persen pada tahun 2025. Meski terjadi penurunan, sektor ini tetap menjadi penyedia lapangan pekerjaan terbesar.
Buruh, karyawan, atau pegawai merupakan status yang mengalami penurunan paling besar, dari 28,47 persen pada tahun 2022 menjadi 22,52 persen pada tahun 2025. Ha ini menunjukkan adanya perubahan dari ketergantungan pada pekerjaan formal dengan gaji ke arah pengembangan sektor informal. (Ulil)
