
Jember Hari Ini – Upaya penanganan pasca bencana longsor yang berdampak pada rumah warga di RT 05 RW 04 Kelurahan Kaliwates terus dilakukan pemerintah dan relawan, Kamis (11/12/2025). Setelah dua kali longsor melanda kawasan bantaran sungai pada Minggu (09/12/2025) yang meruntuhkan sebagian rumah milik Sarina (74). Kemudian longsor susulan pada Sabtu (22/11/2025). Kini sejumlah pihak, melalui tim rehabilitasi dan rekonstruksi, sedang dalam tahap pemasangan bronjong.
Ketua Destana Kelurahan Kaliwates, Indra Gunawan, menjelaskan bahwa pekerjaan bronjong telah dimulai sejak (01/12/2025). Menurutnya, progres penguatan titik longsor, berjalan baik. Empat trap bronjong dengan bentang sekitar 25 sampai 30 meter sudah terpasang dan diperkirakan sudah mampu menahan bagian dasar dari potensi terjangan air dari hulu.
Hingga kini, sekitar 40 bronjong telah terpasang dari total 100 unit. Namun, Indra menyebut proses pemasangan masih terkendala pasokan material yang sulit diperoleh karena hujan deras yang terus mengguyur wilayah Jember.
Indra juga mengungkapkan bahwa sembilan kepala keluarga yang terdampak masih kesulitan mengakses jalan kampung karena area tersebut rawan terjadi pergeseran tanah. Beberapa sepeda motor terpaksa dititipkan di rumah warga lain di luar zona terdampak.
Setiap malam, warga juga mengadakan ronda untuk antisipasi hujan deras dan menjaga kendaraan yang dititipkan. Warga dan pekerja juga tetap waspada karena masih ada potensi retakan.
Penanganan longsor ini melibatkan banyak unsur, mulai dari BPBD, Dinas Pu Bina Marga dan sumber daya air, karang taruna, RT, RW, kelurahan, serta tiga pilar. Bantuan juga datang dari tingkat kecamatan dan berbagai unsur TNI. (Ulil)
