Bocah TK di Puger Mengadu Dicabuli Pasutri Pakai Benda Keras

Ilustrasi Bocah TK Mengadu Dicabuli Pasutri.

Jember Hari Ini – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Jember. Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun berinisial M, warga Kecamatan Puger diduga menjadi korban pencabulan menggunakan benda keras.

Orang tua korban berinisial SR menceritakan, korban baru berani mengungkapkan kejadian tersebut setelah beberapa hari menunjukkan perubahan perilaku, seperti menangis, ketakutan, dan menahan rasa sakit. Ia kemudian menyebut dua terduga pelaku yang merupakan pasangan suami istri, tetangga dekat rumahnya, masing-masing JN (55) dan ST (50).

Atas kejadian itu, orang tua korban langsung melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Jember. Orang tua korban juga meminta pendampingan kepada Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha.

Saat ini, laporan resmi yang dilayangkan orang tua korban telah diterima oleh penyidik Unit PPA Polres Jember. Pasca membuat laporan, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Puger dan dirujuk ke RSD dr. Soebandi untuk mendapatkan pemeriksaan medis oleh dokter spesialis anak.

Hasil pemeriksaan awal, tim medis menyatakan tidak terjadi kelainan pada korban. Namun, karena korban terus mengeluh sakit, akhirnya melakukan visum. Namun, hingga saat ini hasil visum korban belum keluar.

Sementara itu, Indi Naidha menyatakan akan mendampingi proses hukum dan memastikan keluarga korban memperoleh layanan perlindungan anak dari Pemerintah Daerah.

Berdasarkan informasi terkini, Unit PPA Polres Jember disebut telah menunjuk penyelidik dan melakukan pemeriksaan awal terhadap orang tua korban. (Rusdi)

Comments are closed.