Banjir dan Longsor di Jember, Upaya Pemulihan Terus Dilakukan

Upaya Pemulihan Terus Dilakukan.

Jember Hari Ini – BPBD Jember kembali melaporkan update pendataan dampak banjir dan longsor yang terjadi di 14 kecamatan. Data terakhir per Rabu (17/12/2025) malam, total 1.428 Kepala Keluarga terdampak yang tersebar di 29 desa-kelurahan dan 14 kecamatan.

Kelompok rentan yang terdampak terdiri dari 94 lansia, 42 balita, 3 ibu hamil, serta 30 santri. Selain itu, kerusakan material mencakup 2 rumah rusak berat, 1 rumah rusak sedang, 11 rumah rusak ringan, 2 fasilitas umum terdampak, 1 mushalla rusak sedang, serta 5 jembatan rusak, empat diantaranya rusak berat. Di wilayah pesisir Puger, 4 perahu nelayan dan 7 jukung speed dilaporkan hancur terseret arus.

Kini upaya pemulihan terus dilakukan bersama sejumlah pihak. Sebagian besar banjir telah surut. Aktivitas warga mulai kembali normal, disertai kerja bakti pembersihan lumpur di rumah dan jalan lingkungan. Bantuan logistik berupa paket sembako, matras, selimut, paket lansia dan bayi, air bersih, serta terpal telah didistribusikan oleh bpbd dan dinas sosial. Di beberapa titik, dapur mandiri dan dapur umum juga telah berjalan.

Namun demikian, sejumlah infrastruktur vital seperti jembatan penghubung Desa di Pakusari, Kalisat, Jelbuk, dan Sukorambi masih belum dapat dilalui dan memerlukan penanganan lanjutan.

BPBD Jember merekomendasikan percepatan perbaikan jembatan dan rumah rusak, peningkatan kewaspadaan cuaca ekstrem, serta peninjauan bangunan yang berada di atas alur sungai dan saluran irigasi.

Sementara itu, PMI Jember juga terus melakukan normalisasi pascabencana dengan menguras sumur sumur warga, agar bisa kembali mengakses air bersih.

Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi, menjelaskan, hingga Kamis (18/12/2025), tim Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) diterjunkan untuk normalisasi sumur di Kelurahan Kepatihan, Kelurahan Jember Lor, dan Kecamatan Pakusari.

Untuk Kelurahan Kepatihan, terdapat 11 sumur yang dinormalisasi dan 12 rumah dibersihkan. Kemudian di Dusun Gempal, Desa Pakusari, sebanyak 5 sumur dinormalisasi dan di Jember Lor ada 4 sumur warga yang dinormalisasi. (Ulil)

Comments are closed.