PDIP Jember Soroti Kekurangan Tenaga Pendidik Akibat Pensiun Massal

Edi Cahyo Purnomo (kiri)

Jember Hari Ini – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyoroti kekurangan tenaga pendidik akibat gelombang pensiun Aparatur Sipil Negara, khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Atas kondisi itu, PDIP Jember mendorong Pemkab Jember kembali membuka formasi merekrut ASN pada tahun 2026.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember, Edi Cahyo Purnomo, menyampaikan, jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun sejak 2023 hingga 2025 mencapai hampir dua ribu orang. Rinciannya, sekitar 900 orang pensiun pada 2023, disusul 700 orang pada 2024, dan sekitar 600 orang pada 2025. Kondisi ini dinilai paling berdampak di sektor pendidikan yang memiliki jumlah pegawai terbesar.

Melihat kondisi tersebut, Fraksi PDI Perjuangan mendorong pemerintah daerah untuk segera menyiapkan langkah pengisian kekosongan pegawai pada 2026. Salah satunya dengan membuka kembali rekrutmen calon Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ipung menjelaskan, meskipun sebelumnya sudah ada pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK Penuh maupun PPPK Paruh Waktu, di lapangan masih ditemukan kekurangan tenaga pendidik, terutama di sejumlah wilayah pinggiran Kabupaten Jember. Kekurangan ini dikhawatirkan akan mengganggu proses belajar mengajar jika tidak segera diantisipasi. (Rusdi)

Comments are closed.